Kerjasama Peningkatan Daya Saing Ekspor sektor NI/ Promosi Produk Industri

CBI Belanda merupakan lembaga di bawah Kementerian Luar Negeri dan Kerjasama Pembangunan Kerajaan Belanda yang mendapatkan mandat untuk turut berkontribusi dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan dan inklusif di negara-negara berkembang yang menjadi mitra melalui promosi ekspor dari negara dimaksud ke pasar Eropa, termasuk Belanda. Kesepakatan mengenai Peningkatan Daya Saing Ekspor untuk produk indusri sektor Natural Ingredients di Indonesia ditandai dengan penandatangan MoU oleh Ditjen Ketahanan, Perwilayahanan, dan Akses Industri Internasional Kementerian Perindustrian dan CBI Belanda pada 17 Mei 2019 serta Technical Arrangement pada 19 November 2019 yang turut ditandatangani juga oleh K/L dan asosiasi terkait selain Kementerian Perindustrian dan CBI Belanda, yaitu Kementerian Perdagangan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Import Promotion Desk Jerman, Astruli, DAI, Perkosmi, dan GP Jamu. Kesepakatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan daya saing dan peningkatan ekspor produk industri Indonesia khususnya sektor Natural Ingredients ke pasar eropa. Kerjasama ini akan berdurasi selama 5 tahun dan menfokuskan pada kelompok produk: i) seaweed extracts, ii) essential oils, dan iii) plant extracts yang menyasar pasar kosmetik Eropa dan pasar suplemen makanan Eropa. CBI dan Ditjen KPAII sebelumnya juga telah memiliki MoU on Industrial Technical Cooperation berikut Technical Arrangement untuk Engineering Sector dan Food Ingredients Sector yang ditandatangani pada April 2013 dan telah berakhir pada April 2018. Kesepakatan dimaksud bertujuan untuk meningkatkan akses dan ekspor IKM di sektor food ingredients dan engineering ke pasar Eropa. Di dalam kesepakatan ini, Kementerian Perindustrian berperan sebagai leading institution dalam kolaborasi dengan K/L dan asosiasi tersebut dengan ruang lingkup kerjasama mencakup:

  • Pillar 1: Facilitating Sector collaboration through a postharvest platform and horizontal collaboration.
  • Pillar 2: Set-up best cases through export coaching & facilitate learning.
  • Pillar 3: Marketing & Market Access
  • Pillar 4: Policy and Tool Development for traceability and sustainability
  • Pillar 5: Business Support Organisation Service Delivery Improvement
  • Pillar 6: REACH & Novel Food research and policy development
  • Pillar 7: Research and Development for innovation

Selama tahun 2019, telah dilakukan beberapa workshop di berbagai daerah yang bertujuan tidak hanya untuk meningkatkan pengetahuan pelaku industri di daerah terkait peluang ekspor di pasar Eropa, namun juga untuk menjaring calon peserta program. Lebih lanjut juga telah dilakukan pre-audit dan audit calon peserta program oleh international expert dari CBI Belanda. Ditargetkan akan terdapat 35 pelaku industri di sektor natural ingredients yang akan mengikuti program pendampingan yang berlangsung hingga tahun 2024 ini. Pada tahun 2020 ini, rencananya akan dilakukan berbagai aktivitas, antara lain Technical Assistance Mission, Strategic Conference, dan beberapa workshop (acitivity plan 2020 – 2021 terlampir). Namun dikarenakan kondisi global terkait dengan COVID-19, maka akan terdapat penjadwalan ulang menyesuaikan dengan perkembangan corona.